Langsung ke konten utama

Dasar - Dasar Publik Relation



Apa itu Publik Relations?

Dalam pengertian public relations, menurut salah satu ahli yaitu Denny Griswold PR adalah suatu fungsi manajemen yang menilai sikap publik, menunjukkan kebijaksanaan dan prosedur individu. Masih banyak lagi pengertian atau definisi tentang PR menurut para ahli. Tapi inti dari PR sebenarnya adalah fungsi manajemen, terus bagaimana dengan HUMAS, apakah HUMAS dan PR sama? Humas singkatan dari hubungan masyarakat dan arti Bahasa Indonesia dari Public Realtions, jadi bisa dikatakan bahwa humas dan PR sama, tetapi di setiap persamaan pasti ada perbedaan.

Apakah Perbedaan antara Humas dan PR? Masyarakat dalam humas; masyarakatnya mempunyai cakupan yang luas dan bersifat heterogen serta tidak terkait satu sama lain, sedangkan public dalam PR; bersifat homogeny, lebih spesifik dan terkait satu sama lain.

Public dalam kata PR dapat diartikan sebagai bagian kelompok masyarakat yang memiliki minat, perhatian, kepentingan, yang sama terhadap suatu objek, institusi organisasi atau lembaga tertentu. Tapi dalam praktiknya di masyarakat. PR dan Humas memiliki perbedaan tentang kinerja. Disamping itu nama lain yang berkenaan dengan PR dan Humas : Public Affairs, Corporate Communications, Corporate Relations.


Bagaimana Sejarah PR?

Dalam sejarahnya istilah Public Relations sebagai sebuah teknik menguat dengan adanya aktivitas yang dilakukan oleh pelopor Ivy Ledbetter Lee yang tahun 1906 berhasil menanggulangi kelumpuhan industri batu bara di Amerika Serikat dengan sukes. Atas upayanya ini ia diangkat menjadi The Father of Public Relations. Selain itu ada juga salah satu yang disebut sebagai The Father of Public Relations  yaitu Edward Louis James Bernays, tahun 1891-1995. dia adalah orang pertama yang menyakinkan bahwa Public Relations merupakan urusan eksekutif dan membuat puluhan buku tentang Public Relations, membuat konsep-konsep PR modern yang diikuti sampai sekarang.

Perkembangan PR sebenarnya bisa dikaitkan dengan keberadaan manusia. Unsur-unsur memberi informasi kepada masyarakat, membujuk masyarakat, dan mengintegrasikan masyarakat, adalah landasan bagi masyarakat. Menurut Gruning dan Hunts ada 4 periode perkembangan PR secara kontemporer diantaranya adalah zaman publisitas, zaman informasi, zaman advokasi, dan zaman hubungan. Terus bagaimana perkembangan Humas di Indonesia? Ternyata perkembangan Humas di Indonesia juga memilik 4 periode. Periode Pertama pada tahun 1962, pada periode ini secara resmi pembentukan HUMAS di Indonesia lahir melalui Presidium Kabinet PM Juanda, yang menginstruksikan agar setiap instansi pemerintah harus membentuk bagian/divisi HUMAS.

Periode Kedua pada tahun 1967-1971, Pada periode ini terbentuklah Badan Koordinasi Kehumasan (Bakohumas). Tata kerja badan ini antara lain ikut serta dalam berbagai kegiatan pemerintah dalam pembangunan, khususnya di bidang penerangan dan kehumasan, serta melakukan pembinaan dan pengembangan profesi kehumasan. Kemudian periode ketiga pada tahun 1972- 1993, Pembentukan PERHUMAS (Perhimpunan Hubungan Masyarakat) pada tahun 1972 merupakan sebagai usaha untuk meningkatkan profesionalisme para praktisi humas di Indonesia. Dan terkahir periode keempat pada tahun 1995 – sekarang. Pembentukan APPRI (Asosiasi Perusahaan Public Relations Indonesia) pada bulan April 1987 merupakan salah satu tonggak penting dalam perkembangan praktek humas di Indonesia.


Mengenal Identitas, citra dan reputasi perusahaan?

Identitas, citra dan reputasi persusahaan ketiganya mempunyai hubungan satu sama lain yang saling terkait. Identitas dalam pengertian adalah apa yang senyatanya ada pada atau ditampilkan perusahaan. Identitas manampilkan jati diri perusahaan. Sedangkan citra adalah persepsi masyarakat terhadap jati diri itu. Identitas merupakan pernyataan singkat perusahaan kepada masyarakat tentang apa dan siapa mereka. Sebuah identitas perusahaan memiliki empat elemen dasar, yakni: (1) Nama organisasi atau perusahaan, (2)Bentuk logo, (3) Bentuk huruf dan (4) Jenis warna. Bentuk logo secara khusus mewakili nama perusahaan atau menjadi tanda atau simbol perusahaan
Citra perusahaan tidak dapat direkayasa, namun dibentuk oleh masyarakat. Salah satu usaha membangun citra adalah melalui proses komunikasi dan keterbukaan perusahaan. Dibutuhkan waktu yang panjang untuk melalui proses tersebut. Selain itu, dibutuhkan upaya yang terencana untuk membangun persepsi masyarakat luas. Caranya adalah dengan memproses informasi dari berbagai sumber secara kontinu.

Reputasi adalah penilaian yang diberikan, baik oleh pihak internal maupuk pihak eksternal organisasi. Pihak internal sebuah organisasi merupakan wujud dari identitas. Semakin baik kinerja dan kualitas diri internal, semakin baik identitas organisasi dimata publik. Jadi, reputasi merupakan perpaduan antara identitas dan citra yang sudah terbangun. Selain itu, reputasi juga berkaitan dengan kepercayaan yang mahal harganya.

Untuk memprtahankan citra dan reputasi sendiri bukan usaha yang ringan. Dibutuhkan program terencana, yang sinergis dengan langkah kerja organisasi. Salah satu program ideal untuk mempertahankan citra dan reputasi adalah corporate social responsibility (CSR). Program ini merupakan tanggung jawab sosial organisasi kepada publiknya. Organisasi secara jujur dan ikhlas memberikan sumbangsi terhadap dinamika kehidupan publik yang diayomi. Jika dilaksanakan secara tepat, CSR memberikan banyak imbas positif, terutama pada aspek nama baik dan finansial organisasi.


Apa itu Publik Serta Hubungan Internal dan Eksternal Public Relations?

Bagaimana publik dalam PR? Sebelumnya kita harus tau apa itu publik?  Publik adalah semua orang maupun kelompok-kelompok yang berinteraksi atau memiliki hubungan dengan suatu organisasi, baik internal maupun eksternal. Kemudian terdapat beberapa jenis public, publik apakah itu? Yang pertama ada publik internal dan eksternal, publik Primer, sekunder dan Marjinal, publik tradisional dan masa dating dan pendukung, penentang, serta tidak peduli. Kemudian bagaimana dengan hubungan internal dan eksternal public relations? Hubungan internal dimaksud disini adalah hubungan karyawan dan hubungan antar pemegang saham. Hubungan dengan publik eksternal tidak bisa berjalan dengan baik apabila hubungan dengan karyawan tidak dibina dengan baik. Sedangkan bagian hubungan pemegang saham dalam PR menangani daftar para analis, dengan mempergunakan Directory of Membership yang diterbitkan oleh Institute of Chartered Financial Analyst untuk lembaga-lembaga yang bergabung dengan institute tersebut.

Selanjutnya hubungan eksternal PR yang dimaksud disini adalah hubungan Hubungan distributor dealer dan Hubungan pemasok (supplier). Kebanyakan perusahan besar memasarkan produknya melalui grosir (wholesaler) dan pengecer (retailer) yang mencakup public. Dan ketergantungan para pengusaha kepada para pemasok (supplier) komponen produk meningkat selama bahan dan proses yang semakin khusus.

Disamping itu bukan saja hubungan internal dan eksternal tetapi hubungan komunitas, pendidikan , legislative dan masih banyak lagi hubungan-hubungan lainnya dalam PR.


Tujuan, Fungsi dan Tugas Seorang PR

Adapun tujuan, fungsi dan tugas bagi seorang PR. Menurut salah satu ahli PR yaitu Suryanto, PR 2016, mengatakan tujuan public relations yaitu PR adalah suatu upaya membangun citra yang baik, menciptakan kehendak baik antara institusi dengan publik, bertujuan menciptakan rasa saling pengertian, mengupayakan komunikasi yang Harmonis dan berusaha membangun kerjasama yang baik. Sedangkan fungsi dan tugas sebagai public relations yaitu untuk mengubah citra umum di mata masyarakat sehubungan dengan adanya kegiatan-kegiatan baru yang dilakukan perusahaan, untuk meningkatkan bobot kualitas para calon pegawai, dan untuk menyebarluaskan suatu cerita sukses yang telah dicapai oleh perusahaan kepada masyarakat dalam rangka mendapatkan pengakuan.

Selain itu ternyata ada juga funsi PR dalam operasioanl manajemen organisasi yaitu menganalisis opini dan publik terkait isu yang mempengaruhi rencana organisasi dan ikut serta menyumbang nasihat terkait rekrutmen dan pelatihan staf. Dan juga PR dalam komunikasi yaitu bertanggung jawab mengkomunikasikan berbagai kebijakan dan tindakan perusahaan kepada publik berkewajiban memberi perhatian terhadan sikap, aspirasi dan perasaan khalayak



Model PR dalam Komunikasi

Sumber: https://www.fikal.my.id/2017/03/dasar-dasar-public-relations.html


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menulis makalah Call For Paper

Halo kawan-kawan, kini saya kembali menulis blog menceritakan tentang pengalaman saya menulis makalah call for paper dari Mata Kuliah Penelitian Komunkasi Kualitatif. Kembali saya memperkenalkan diri nama saya Dicky Anugrah, Mahasiswa Ilmu Komunikasi Stisipol Candradimuka Palembang sekarang sudah sampai semester 6 menuju semester 7 hehe, doakan segala urusan perkuliahan saya lancar dan semoga selesai dengan tepat waktu yaa, amiinnn... Disaat tugas diberikan dosen pengampu untuk mengajukan judul tentang penelitian kualitatif ini, saya sangat antusias ingin membahas dan menganalisis PP Nomor 56 Tahun 2021 tentang Aturan Royalti Lagu Secara Komersial di Indonesia. Bentuk layanan publik yang bersifat komersial dalam pasar 3 ayat 1 PP nomor 56 tahun 2021, tertulis pada ayat 2 meliputi :  seminar/konferensi komersial restoran, cafe dan sejenisnya konser musik transportasi umum pameran/bazar nada tunggu telpon bank dan kantor pertokoan pusat rekreasi lembaga penyiaran televisi lembaga pen...

Perjalanan tiga tahun menjadi Mahasiswa Stisipol Candradimuka

halo kawan-kawan, Perkenalkan saya Dicky Anugrah Mahasiswa ilmu komunikasi semester 6 Stisipol Candradimuka. (foto waktu masih menjadi mahasiswa baru semseter satu) Menjadi mahasiswa tiga tahun candradimuka telah banyak saya rasakan suka dan dukanya. Saya dari awal kuliah sambil berkerja, betapa sulitnya mengatur jadwal antara kuliah dan berkerja  tapi itu suatu tantangan yang saya jalani dengan semangat, alhamdulillah hingga sampai saat ini. M otivasi saya memilih jurusan komunikasi sebenarnya untuk menghindari menghitung angka-angka matematika, karena saya tidak cukup tertarik dengan angka-angka wkwk. menjadi mahasiswa ilmu komunikasi menurut saya adalah pilihan tepat, karena menjadi mahasiswa ilmu komunikasi membuat saya percaya diri saat berbicara menyampaikan pesan di depan orang apalagi didepan gebetan yang saya inginkan menjadi pasangan (sedikit gugup sih waktu pdkt haha manusiawi). bukan itu saja, Mempelajari ilmu komunikasi juga megikuti perkembangan zaman sekarang di era ...

Pengalaman membaca di Perpustakaan Stisipol Candradimuka

 Halo kawan-kawan, kini saya kembali menulis di blog akan menceritakan pengalaman membaca di perpustakaan stisipol candaradimuka. sedikit cerita boleh dong, saya jarang aktif menulis di blog biasanya aktif menulis (ngetwit) di twitter @dky31_ yang mau galau bareng boleh follow kita mutualan hehe dan juga aktif di sosmed instagram @dky31. Tiktok punya, tapi cuma nonton wkwk. Mendapatkan tugas menganalisis skripsi yang ada di perpustakaan alhamdulillah bisa melepas rindu ke kampus sudah setahun kuliah online nak gilo jok. (gedung suharlina center stisipol candaradimuka tampak depan) Pertama kali masuk ke perpustakaan diharuskan mengisi buku berkunjung dan membuat kartu perpustakaan untuk meminjam buku terlebih dahulu, mengisi biodata dan melampirkan pas photo. (kartu anggota perpustakaan candaradimuka) Saya baru-baru ini senang membaca kurang lebih satu tahun, diawali dengan membaca sebuah novel boy chandra " seperti hujan yang jatuh ke bumi". Kegiatan membaca adalah hal menyen...