Langsung ke konten utama

Etiket dan Kepribadian

Etiket
1. Hanya berlaku dalam pergaulan. Etiket tidak berlaku saat tidak ada orang lain atau saksi mata yang melihat.
Hasil gambar untuk etiket dan kepribadian
Contoh : Sendawa di saat makan melakukan perilaku yang dianggap tidak sopan. Namun, hal itu tidak berlaku jika kita makan sendirian, kemudian sendawa dan tidak ada orang yang melihat sehingga tidak ada yang beranggapan bahwa kita tidak sopan.
2. Bersifat relatif.
Contoh : Yang dianggap tidak sopan dalam suatu kebudayaan bisa saja dianggap sopan dalam kebudayaan lain.
3. Hanya memandang manusia dari segi lahiriah saja.
Contoh : Banyak penipu dengan maksud jahat berhasil mengelabui korbannya karena penampilan dan tutur kata mereka yang baik.
4. Etiket menyangkut cara suatu perbuatan harus dilakukan oleh manusia.
Misalnya : Memberikan sesuatu kepada orang lain dengan menggunakan tangan kanan.

Sekian pembahasan kali ini. Semoga kita semua dapat memahami perbedaan etika dan etiket.
Kepribadian

pengertian kepribadian menurut para ahli sosiologi ditanggapi berbeda-beda, meskipun begitu tetap saling melengkapi dan memperkata konsep kepribadian.

Berikut dibawah ini adalah pengertian kepribadian menurut para ahli, yaitu sebagai berikut:

·         John F. Cuber: kepribadian ialah seluruh sifat yang terlihat dan dapat dilihat oleh seseorang
·         Theodore M. Newcomb: kepribadian adalah kumpulan dari sikap-sikap yang dimiliki oleh seseorang sebagai latar belakang pemiliknya,
·         Milton Yinger: kepribadian ialah kelengkapan perilaku seseorang manusia dengan sistem kecenderungan khusus dengan berinteraksi dengan berbagai macam situasi.
·         Wprdpm W. Allport: kepribadian merupakan kumpulan jiwa raga yang dinamis dalam diri manusia yang menentukan penyesuaian dirinya yang unik terhadap lingkungannya.
·         A.W. Brower: kepribadian adalah pola tingkah laku sosial yang terdiri dari pola kekuatan, dorongan, keinginan, opini dan sikap-sikap seseorang.


Ciri-Ciri Kepribadian

Ciri-ciri kepribadian sehat
  • Mampu menilai diri sendiri secara realistis
  • Mampu menilai prestasi yang diperoleh secara realistis
  • Kemandirian
  • Mampu menilai secara realistis
  • Mempunyai filsafat hidup
  • Orientasinya keluar (ekstrovert)
  • Berbahagia
  • Penerimaan sosial
  • Mempunyai tujuan
  • Bisa mengontrol emosi
  • Dapat menerima tanggung jawab
Ciri-ciri kepribadian tak sehat
  • Mudah marah
  • Hiperaktif
  • Susah tidur
  • Bersikap memusuhi semua otoritas
  • Pesimis dalam mengadapi kehidupan
  • Sering tertekan (depresi atau stress)
  • Memperlihatkan kecemasan dan kekhawatiran
  • Senang menggangu orang lain yang usianya jauh lebih muda atau dengan dengan binatang
  • Tidak mampu menjauhi perilaku menyimpang meskipun sudah diperingatkan atau dihukum
  • Senang mengkritik, mengejek orang lain
  • Kurang bergairah (bermuram durja) dikehidupan yang dijalani
  • Kurang mempunyai kesadaraan untuk menaati ajaran agama
  • Sering mengalami pusing kepala (meskipun sebab utamanya bukan dari faktor yang bersifat organis)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

STISIPOL CANDRADIMUKA RESMI MEMBUKA PROGRAM PASCASARJANA S2 ILMU KOMUNIKASI

Palembang, 14 Maret 2019 – Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Stisipol) Candradimuka Palembang, Sumatera Selatan semakin mantap membuka prodi Magister (S2) Ilmu Komunikasi. Hal ini ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) izin pembukaan Magister (S2) Ilmu Komunikasi oleh Kementerian Riset,Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti). Penyerahan SK diwakili Ketua Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah II Prof. Slamet Widodo,M.Si kepada Ketua Stisipol Candradimuka Dr. Lishapsari Prihatini, MSi pada saat Bimbingan Teknis Pembuatan Dokumen Akreditasi Institusi dan Program  Studi Bagi Perguruan Tinggi di Lingkungan LLDIKTI Tahun 2019 di Hotel Novotel Bandar Lampung, Kamis (14/3/2019).

Perjalanan tiga tahun menjadi Mahasiswa Stisipol Candradimuka

halo kawan-kawan, Perkenalkan saya Dicky Anugrah Mahasiswa ilmu komunikasi semester 6 Stisipol Candradimuka. (foto waktu masih menjadi mahasiswa baru semseter satu) Menjadi mahasiswa tiga tahun candradimuka telah banyak saya rasakan suka dan dukanya. Saya dari awal kuliah sambil berkerja, betapa sulitnya mengatur jadwal antara kuliah dan berkerja  tapi itu suatu tantangan yang saya jalani dengan semangat, alhamdulillah hingga sampai saat ini. M otivasi saya memilih jurusan komunikasi sebenarnya untuk menghindari menghitung angka-angka matematika, karena saya tidak cukup tertarik dengan angka-angka wkwk. menjadi mahasiswa ilmu komunikasi menurut saya adalah pilihan tepat, karena menjadi mahasiswa ilmu komunikasi membuat saya percaya diri saat berbicara menyampaikan pesan di depan orang apalagi didepan gebetan yang saya inginkan menjadi pasangan (sedikit gugup sih waktu pdkt haha manusiawi). bukan itu saja, Mempelajari ilmu komunikasi juga megikuti perkembangan zaman sekarang di era ...

Review Buku Publik Relations

                  Tulisan ini berisi hasil review saya terhadap buku “Public Relations Writing: Teknik Produksi Media Public Relations dan Publisitas Korporat, 2016, yang ditulis oleh Rachmat Kriyantono” Review kali ini tidak akan mengulas secara keseluruhan buku tersebut, saya hanya akan mereview pada BAB 1 yang tersaji saja, yakni: Public Relations Profesional. Tujuan review ini adalah, selain untuk memenuhi penugasan yang diberikan oleh dosen mata kuliah Dasar-dasar Public Relations, juga bertujuan untuk menjelaskan tentang kiat-kiat untuk menjadi seorang Praktisi Public Relations Profesional.