Langsung ke konten utama

Produksi Media Cetak dan Kit



Produksi Media Cetak

Secara umum, jenis media cetak yang ada di Indonesia diklasifikasikan menjadi delapan bagian. Pengklasifikasian tersebut, didasarkan pada waktu terbit media tersebut. Hal ini sesuai dengan apa yang dikeluarkan oleh Dirjen Pembinaan Pers dan Grafika, tentang pembagian media cetak dan pengklasifikasiannya.
1.      Jenis Media Cetak Berbentut Modul
Modul adalah sebuah buku yang ditulis dengan tujuan agar peserta didik dapat belajar secara mandiri tanpa atau dengan bimbingan guru, sehingga modul berisi paling tidak tentang: 
  • Petunjuk belajar (Petunjuk siswa/guru) 
  • Kompetensi yang akan dicapai
  • Content atau isi materi 
  • Informasi pendukung,Latihan-latihan,
  •  Petunjuk kerja, dapat berupa Lembar Kerja (LK)
  • Evaluasi
  • Balikan terhadap hasil evaluasi.

     Produksi Media Cetak Berbentuk LKS
  • LKS merupakan suatu bahan ajar cetak berupa lembaran berisi tugas yang di dalamnya berisi petunjuk, langkah-langkah untuk menyelesaikan tugas. LKS dapat berupa panduan untuk latihan pengembangan aspek kognitif maupun panduan untuk pengembangan semua aspek pembelajaran dalam bentuk panduan eksperimen dan demonstrasi. Tujuan dan Manfaat Pembelajaran Menggunakan LKS Lembar Kerja Siswa Depdiknas dalam panduan pelaksanaan materi pembelajaran SMP (2008:42-45) alternatif tujuan pengemasan materi dalam bentuk LKS adalah:
  • LKS membantu siswa untuk menemukan suatu konsep LKS mengetengahkan terlebih dahulu suatu fenomena yang bersifat konkrit, sederhana, dan berkaitan dengan konsep yang akan dipelajari. LKS memuat apa yang (harus) dilakukan siswa meliputi melakukan, mengamati, dan menganalisis; 
  • LKS membantu siswa menerapkan dan mengintegrasikan berbagai konsep yang telah ditemukan;
  • LKS berfungsi sebagai penuntun belajar LKS berisi pertanyaan atau isian yang jawabannya ada di dalam buku. Siswa akan dapat mengerjakan LKS tersebut jika membaca buku; 
  •  LKS berfungsi sebagai penguatan;
  •  LKS berfungsi sebagai petunjuk praktikum


Manfaat LKS Lembar kegiatan siswa adalah dapat membantu guru dalam mengarahkan siswanya untuk dapat menemukan konsep-konsep melalui aktivitasnya sendiri atau dalam kelompok kerja. Selain itu, LKS juga dapat digunakan untuk mengembangkan ketrampilan proses, mengembangkan sikap ilmiah serta membangkitkan minat siswa terhadap alam sekitarnya. Akhirnya LKS juga memudahkan guru untuk melihat keberhasilan siswa dalam mencapai sasaran belajar 

Produksi Media Cetak Berbentu Booklet

Booklet adalah media komunikasi massa yang bertujuan untuk menyampaikan pesan yang bersifat promosi, anjuran, larangan-larangan kepada khalayak massa dan berbentuk cetakan. Sehingga akhir dari tujuannya tersebut adalah agar masyarakat yang sebagai obyek memahami dan menuruti pesan yang terkandung dalam media komunikasi massa tersebut. 
      Produksi Media Cetak Berbentu Tabloid
Tabloid adalah merupakan bentuk-bentuk dari media untuk penyampaian berita berupa laporan mengenai fakta dan idea yang terbaru dan benar yang menyangkut kepentingan individu maupun kelompok. Berita yang terbaik adalah hal-hal/informasi yang menarik orang sebanyak mungkin untuk mengetahui atau membacanya
 Produksi Media Cetak Berbentu Majalah
Majalah adalah jenis media yang terdiri dari sekumpulan kertas cetakan yang disatukan. Tulisan-tulisan di dalam majalah dibuat bukan oleh tulisan tangan, namun oleh suatu mesin cetak. Majalah biasanya berisi berbagai macam topik tulisan yang sesuai dengan tujuan dan topik dari majalah yang bersangkutan. Bukan hanya terdapat tulisan, di dalam majalah juga ada gambar-gambar yang bertujuan sebagai ilustrasi dari tulisan dan juga bertujuan untuk membuat isi majalah menjadi cantik dan menarik. 


Media Kit
Media kit adalah salah satu yang paling penting jika ingin terjun berkarier sebagai influencer. Kegunaannya adalah untuk memudahkan mereka bekerja sama dengan klien. Sebenarnya apa sih Influencer Media Kit? Adalah sebutan untuk sebuah kumpulan dari portofolio dan resume para influencer, tentunya. Memang terdengar remeh, mungkin. Tapi, Influencer Media Kit adalah hal yang sangat penting untuk dimiliki oleh setiap influencer.
Menurut sebuah artikel dari Influencer Marketing Hub, disebutkan bahwa Influencer Media Kit adalah sebuah dokumen yang dapat menunjukkan analisis dan demografi dari platform para influencer kepada para klien potensial. Tidak hanya macro influencer saja yang membutuhkan sebuah Influencer Media Kit, namun juga para micro influencer.
Mengapa? Karena Influencer Media Kit dapat mencakup secara jelas dan rapi semua hasil yang telah dicapai dari project-project yang telah dilakukan sebelumnya. Dengan merangkum semuanya di satu dokumen, influencer juga dapat meningkatkan profesionalitas mereka dalam bekerja.
    Demografi audiens
      Angka bukanlah satu-satunya hal yang penting. Insights dari audiens kamu juga tidak kalah pentingnya untuk dipertimbangkan klien. Dengan mencantumkan pengetahuan soal audiensmu, seperti gender, umur rata-rata, lokasi, dan sebagainya, klien potensialmu dapat lebih mudah menetapkan campaign kerjasamanya dengan para influencer. Untuk demografi audiens dalam Influencer Media Kit ini, semakin detail kamu mencantumkan data-datanya, lebih baik. Umumnya, klien ingin terus memperluas audiens mereka. Jadi, memberikan mereka demografi yang jelas, mulai dari audiens terbesar kamu hingga audiens sekundermu akan sangat membantu proses campaign para klien.
         Penawaran
          Tidak ada influencer yang memiliki penawaran yang identik sama. Jadi, pastikan apa saja yang termasuk dalam penawaranmu di dalam Influencer Media Kit. Untuk hal ini, penting hukumnya para influencer untuk tidak malu-malu kucing.
          Kasus terburuknya adalah membuat penawaran yang tertulis menjadi bias untuk klien hingga pada akhirnya terjadi miss communication. Contohnya saja, jika kamu adalah seorang influencer yang fokus dalam Instagram, maka bedah dengan jelas apa saja penawaranmu. Bisa saja hanya foto/video di feed Instagram, Instagram Story, atau IGTV.
          Tiap-tiap poin yang kamu cantumkan dalam penawaran jangan sampai membuatmu terjebak dalam sebuah konten yang ternyata tidak dapat kamu produksi. Nah, di bagian penawaran ini adalah saatnya kamu mencantumkan rate-mu.
            Project sebelumnya & Bio

            Menampilkan bentuk visual lain di dalamnya juga bisa kamu lakukan. Salah satunya logo-logo dari brand yang pernah bekerja sama denganmu sebelumnya untuk menunjukkan kredibilitas yang lebih, namun juga memberi klien gambaran lebih jelas tentang audiensmu.
            Pada akhirnya, sebuah Influencer Media Kit ini trik terpentingnya adalah untuk mengemasnya dengan personality yang kuat. Untuk memberikan kesan friendly dan approachable, sebagai influencer kamu bisa menceritakan perjalanan kariermu dengan kreatif dalam bentuk biografi pendek yang menarik. Dengan elemen ini, klien juga dapat lebih mengenal konten-konten lewat kepribadian yang telah kamu ceritakan.

            http://husnulwadi.blogspot.com/2015/05/prodmedia-cetak.html

            Komentar

            Postingan populer dari blog ini

            STISIPOL CANDRADIMUKA RESMI MEMBUKA PROGRAM PASCASARJANA S2 ILMU KOMUNIKASI

            Palembang, 14 Maret 2019 – Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Stisipol) Candradimuka Palembang, Sumatera Selatan semakin mantap membuka prodi Magister (S2) Ilmu Komunikasi. Hal ini ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) izin pembukaan Magister (S2) Ilmu Komunikasi oleh Kementerian Riset,Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti). Penyerahan SK diwakili Ketua Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah II Prof. Slamet Widodo,M.Si kepada Ketua Stisipol Candradimuka Dr. Lishapsari Prihatini, MSi pada saat Bimbingan Teknis Pembuatan Dokumen Akreditasi Institusi dan Program  Studi Bagi Perguruan Tinggi di Lingkungan LLDIKTI Tahun 2019 di Hotel Novotel Bandar Lampung, Kamis (14/3/2019).

            Perjalanan tiga tahun menjadi Mahasiswa Stisipol Candradimuka

            halo kawan-kawan, Perkenalkan saya Dicky Anugrah Mahasiswa ilmu komunikasi semester 6 Stisipol Candradimuka. (foto waktu masih menjadi mahasiswa baru semseter satu) Menjadi mahasiswa tiga tahun candradimuka telah banyak saya rasakan suka dan dukanya. Saya dari awal kuliah sambil berkerja, betapa sulitnya mengatur jadwal antara kuliah dan berkerja  tapi itu suatu tantangan yang saya jalani dengan semangat, alhamdulillah hingga sampai saat ini. M otivasi saya memilih jurusan komunikasi sebenarnya untuk menghindari menghitung angka-angka matematika, karena saya tidak cukup tertarik dengan angka-angka wkwk. menjadi mahasiswa ilmu komunikasi menurut saya adalah pilihan tepat, karena menjadi mahasiswa ilmu komunikasi membuat saya percaya diri saat berbicara menyampaikan pesan di depan orang apalagi didepan gebetan yang saya inginkan menjadi pasangan (sedikit gugup sih waktu pdkt haha manusiawi). bukan itu saja, Mempelajari ilmu komunikasi juga megikuti perkembangan zaman sekarang di era ...

            Review Buku Publik Relations

                              Tulisan ini berisi hasil review saya terhadap buku “Public Relations Writing: Teknik Produksi Media Public Relations dan Publisitas Korporat, 2016, yang ditulis oleh Rachmat Kriyantono” Review kali ini tidak akan mengulas secara keseluruhan buku tersebut, saya hanya akan mereview pada BAB 1 yang tersaji saja, yakni: Public Relations Profesional. Tujuan review ini adalah, selain untuk memenuhi penugasan yang diberikan oleh dosen mata kuliah Dasar-dasar Public Relations, juga bertujuan untuk menjelaskan tentang kiat-kiat untuk menjadi seorang Praktisi Public Relations Profesional.